{"id":147,"date":"2022-03-01T20:58:47","date_gmt":"2022-03-01T13:58:47","guid":{"rendered":"https:\/\/guru.smkn1pacitan.sch.id\/sis\/?p=147"},"modified":"2022-09-21T11:02:50","modified_gmt":"2022-09-21T04:02:50","slug":"menambahkan-repositori-lokal-ke-sistem-operasi-debian-11-bullseye","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/guru.smkn1pacitan.sch.id\/sis\/2022\/03\/01\/menambahkan-repositori-lokal-ke-sistem-operasi-debian-11-bullseye\/","title":{"rendered":"Menambahkan repositori lokal ke sistem operasi Debian 11 &#8220;Bullseye&#8221;"},"content":{"rendered":"\n<p class=\"has-normal-font-size\"><strong>Layanan repositori Debian 11 &#8220;Bullseye&#8221;<\/strong><\/p>\n\n\n\n<p>Repositori merupakan sebuah layanan yang di dalamnya menyimpan berkas arsip untuk kebutuhan tertentu. Pada kasus Debian ini, repositori berfungsi sebagai tempat untuk menyimpan berkas arsip yang berisi paket-paket yang digunakan oleh Debian.<\/p>\n\n\n\n<p>Sistem Debian sudah terkonfigurasi dengan layanan repositori ini untuk memeriksa dan mengunduh paket terbaru untuk memperbarui paket-paket lama yang sudah terpasang.<\/p>\n\n\n\n<p>Pengaturan repositori ini bisa diatur sedemikian rupa oleh penggunanya. <\/p>\n\n\n\n<p><\/p>\n\n\n\n<p class=\"has-normal-font-size\"><strong>Daftar repositori lokal Debian 11 &#8220;Bullseye&#8221;<\/strong><\/p>\n\n\n\n<p>Repositori lokal, mengacu pada lokasi layanan repositori yang ada di Indonesia. Bukan hanya dioperasikan oleh instansi atau komunitas yang ada di Indonesia saja, repositori lokal juga mengacu pada lokasi peladennya.<\/p>\n\n\n\n<p>Kalau instansi atau komunitasnya asli Indonesia, tapi peladen repositorinya ada di luar negeri, ya sama aja, kan.<\/p>\n\n\n\n<p>Berikut ini&nbsp;daftar rekomendasi repositori lokal Debian 11 &#8220;Bullseye&#8221;&nbsp;yang bisa kita gunakan.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><a href=\"http:\/\/kartolo.sby.datautama.net.id\/\" target=\"_blank\" rel=\"noreferrer noopener\">Kartolo<\/a>&nbsp;oleh Data Utama Dinamika (Surabaya)<\/h3>\n\n\n\n<p>deb http:\/\/kartolo.sby.datautama.net.id\/debian bullseye main contrib non-free<br>deb http:\/\/kartolo.sby.datautama.net.id\/debian bullseye-updates main contrib non-free<br>deb http:\/\/kartolo.sby.datautama.net.id\/debian-security bullseye-security main contrib non-free<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><a href=\"https:\/\/buaya.klas.or.id\/\" target=\"_blank\" rel=\"noreferrer noopener\">Buaya<\/a>&nbsp;oleh Kelompok Linux Arek Suroboyo<\/h3>\n\n\n\n<p>deb https:\/\/buaya.klas.or.id\/debian bullseye main contrib non-free<br>deb https:\/\/buaya.klas.or.id\/debian bullseye-updates main contrib non-free<br>deb https:\/\/buaya.klas.or.id\/debian-security bullseye-security main contrib non-free<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><a href=\"https:\/\/suro.ubaya.ac.id\/\" target=\"_blank\" rel=\"noreferrer noopener\">Suro<\/a>&nbsp;oleh Universitas Surabaya<\/h3>\n\n\n\n<p>deb https:\/\/suro.ubaya.ac.id\/debian bullseye main contrib non-free<br>deb https:\/\/suro.ubaya.ac.id\/debian bullseye-updates main contrib non-free<br>deb https:\/\/suro.ubaya.ac.id\/debian-security bullseye-security main contrib non-free<\/p>\n\n\n\n<p><\/p>\n\n\n\n<p class=\"has-normal-font-size\"><strong>Cara mengaplikasikan repositori lokal ke sistem operasi Debian 11 &#8220;Bullseye&#8221;<\/strong><\/p>\n\n\n\n<p>Ada cara yang paling mudah untuk mengaplikasikan repositori lokal di atas ke sistem operasi Debian 11.<\/p>\n\n\n\n<p>Untuk pengaplikasian yang mudah, cukup menggunakan aplikasi&nbsp;<em>Software and Updates<\/em>. Hanya saja, penggunaan aplikasi tersebut terbatas pada pengguna sistem operasi Debian 11 dengan tampilan grafis.<\/p>\n\n\n\n<p>Ditambah lagi, aplikasi&nbsp;<em>Software and Updates<\/em>&nbsp;hanya akan memuat cerminan yang sudah terdaftar secara resmi saja.<\/p>\n\n\n\n<p>Nah, karena ada beberapa yang tidak sesuai dengan harapan, kita akan mengaplikasikan layanan repositori lokal dengan cara manual saja.<\/p>\n\n\n\n<p>Caranya cukup mudah. Cukup mengikuti langkah-langkah pengaplikasian layanan repositori lokal ke sistem operasi Debian 11 di bawah ini.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">1. Edit berkas sources.list<\/h3>\n\n\n\n<p>Sebelum mengedit berkas sources.list, saya sarankan untuk memilih salah satu dari daftar repositori lokal yang sudah saya bagikan, di atas. Ingat, cukup salah satu saja.<\/p>\n\n\n\n<p>Sebagai contoh, di artikel ini, saya akan memilih layanan repositori lokal dari Data Utama, yaitu Kartolo.<\/p>\n\n\n\n<p>Selanjutnya, silahkan edit berkas&nbsp;sources.list&nbsp;yang ada di direktori&nbsp;\/etc\/apt&nbsp;dengan perintah berikut.<\/p>\n\n\n\n<p><em><strong># nano \/etc\/apt\/sources.list<\/strong><\/em><\/p>\n\n\n\n<p>Hapus semua konfigurasi yang sudah ada. Kalau tidak mau menghapusnya, silahkan beri komentar dengan tanda pagar (#) pada setiap baris konfigurasi yang aktif. Kemudian ketikkan alamat repositori Kartolo di dalamnya.<\/p>\n\n\n\n<p><em>deb http:\/\/kartolo.sby.datautama.net.id\/debian bullseye main contrib non-free<br>deb http:\/\/kartolo.sby.datautama.net.id\/debian bullseye-updates main contrib non-free<br>deb http:\/\/kartolo.sby.datautama.net.id\/debian-security bullseye-security main contrib non-free<\/em><\/p>\n\n\n\n<p>Simpan konfiguasi yang sudah dibuat.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">2. Lakuan pembaruan ulang dengan APT<\/h3>\n\n\n\n<p>Ini penting. Setiap Anda melakukan perubahan konfigurasi repositori, selalu lakukan pembaruan sistem. Tujuannya, agar APT, sebagai manajer paket baku di Debian, bisa mengenali hasil konfigurasi Anda.<\/p>\n\n\n\n<p>Eksekusi perintah berikut.<\/p>\n\n\n\n<p>$ sudo apt update<\/p>\n\n\n\n<p>Pada perintah di atas, si APT akan melakukan pengunduhan arsip yang berisi daftar paket, terjemahan, dan daftar ketergntungan paket, sesuai dengan alamat cerminan yang sudah Anda konfigurasikan.<\/p>\n\n\n\n<p>Nah, selanjutnya, si APT akan memberitahu kepada Anda jika ada paket tertentu yang memerlukan peningkatan versi. Jika pemberitahuan tersebut muncul, Anda cukup mengeksekusi perintah berikut.<\/p>\n\n\n\n<p>$ sudo apt upgrade -y<\/p>\n\n\n\n<p>Sampai pada langkah ini, Anda sudah melakukan konfigurasi repositori di Debian 11 &#8220;Bullseye&#8221;.<\/p>\n\n\n\n<p><\/p>\n\n\n\n<p><\/p>\n\n\n\n<p>Sumber :<\/p>\n\n\n\n<p><a href=\"https:\/\/www.chotibulstudio.id\/2021\/08\/daftar-rekomendasi-repositori-lokal.html\">https:\/\/www.chotibulstudio.id\/2021\/08\/daftar-rekomendasi-repositori-lokal.html<\/a><\/p>\n\n\n\n<p><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Layanan repositori Debian 11 &#8220;Bullseye&#8221; Repositori merupakan sebuah layanan yang di dalamnya menyimpan berkas arsip untuk kebutuhan tertentu. Pada kasus Debian ini, repositori berfungsi sebagai tempat untuk menyimpan berkas arsip yang berisi paket-paket yang digunakan oleh Debian. Sistem Debian sudah <a href=\"https:\/\/guru.smkn1pacitan.sch.id\/sis\/2022\/03\/01\/menambahkan-repositori-lokal-ke-sistem-operasi-debian-11-bullseye\/\" class=\"read-more\">Read More &#8230;<\/a><\/p>\n","protected":false},"author":6,"featured_media":0,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_jetpack_memberships_contains_paid_content":false,"footnotes":""},"categories":[2],"tags":[],"class_list":["post-147","post","type-post","status-publish","format-standard","hentry","category-administrasi-server"],"jetpack_featured_media_url":"","jetpack_sharing_enabled":true,"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/guru.smkn1pacitan.sch.id\/sis\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/147","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/guru.smkn1pacitan.sch.id\/sis\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/guru.smkn1pacitan.sch.id\/sis\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/guru.smkn1pacitan.sch.id\/sis\/wp-json\/wp\/v2\/users\/6"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/guru.smkn1pacitan.sch.id\/sis\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=147"}],"version-history":[{"count":8,"href":"https:\/\/guru.smkn1pacitan.sch.id\/sis\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/147\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":231,"href":"https:\/\/guru.smkn1pacitan.sch.id\/sis\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/147\/revisions\/231"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/guru.smkn1pacitan.sch.id\/sis\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=147"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/guru.smkn1pacitan.sch.id\/sis\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=147"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/guru.smkn1pacitan.sch.id\/sis\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=147"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}